7 Kunci Sukses UMKM Bisa Berkembang Cepat!

kunci-sukses

UMKM merupakan Pondasi Ekonomi Indonesia karena memiliki peran yang sangat krusial bagi kehidupan masyarakat dalam sisi ekonomi. Pada krisis tahun 1998 ketika banyak perusahaan-perusahaan besar di Indonesia terpuruk bahkan bangkrut.
UMKM tetap dapat menjalankan usahanya dalam keadaan krisis ekonomi bahkan ada yang menyerap pekerja dari karyawan yang telah di PHK oleh perusahaan sebelumnya.

Menjadi Pelaku usaha mikro,kecil dan menengah memiliki daya tarik dan juga potensi berkembang dengan cepat diantaranya kebebasan berkreasi, kerja yang fleksibel, dan kebebasan finansial. Terlebih dengan perkembangan tekonologi dan industri 4.0 tentunya kita bisa dapat mempercepat perkembangan usaha dengan berbagai cara.
Berikut ini adalah 7 kunci sukses untuk UMKM agar dapat berkembang semakin cepat dan lebih baik lagi.

Kunci Sukses 1 : Uang Saja Tidak Cukup

Kunci Sukses yang pertama adalah kita harus paham bahwa uang tidaklah cukup untuk menjadi modal dalam menjalankan usaha. Menurut Suite, ada modal lain yang juga penting dan lebih menentukan keberhasilan usaha, yaitu modal kepribadian,kreativitas, dan Profesionalisme.

Modal Kepribadian

Dasar berkembangnya modal kepribadian adalah kesadaran untuk mengetahui kelebihan dan kelemahan diri sendiri, mengetahui hal yang disukai, mampu mengendalikan emosi, mampu berempati, serta memiliki motivasi tinggi dalam mengerjakan setiap pekerjaan.

Pentingnya modal kepribadian dalam sebuah usaha dapat dilihat pada kasus jatuhnya usaha setelah diwariskan kepada generasi berikutnya. Hal tersebut terjadi karena ketika modal kepribadian tidak di wariskan juga pada generasi penerus maka usaha tersebut tidak mendapat keterampilan tentang bagaimana lingkup sosial usaha, pengendalian emosi,kejujuran,kesantuanan, serta empati yang diwariskan dari usaha tersebut.

Modal Kreativitas

Dalam dunia usaha, diperlukan pola pikir kreatif dan inovatif, bukan reproduktif. Kita tidak perlu mengulang kembali cara-cara yang membuat seorang usahawan berhasil. Hal ini dikarenakan lingkungan usaha yang selalu berubah. Siklus produk dan siklus usaha juga selalu mengalami perkembangan.
Dengan modal Kreativitas, kita dapat menghindari dari kelatahan bisnis yang membuat kita hanya bisa menjadi followers atau peniru.
Dengan Kreativitas sesuatu yang terbatas menjadi berlebih, sesuatu sulit menjadi mudah, sesuatu yang mahal menjadi mudah, dan sesuatu yang berisiko besar menjadi kecil.
Misalnya dalam menyiapkan tempat untuk bisnis UMKM, daripada membeli atau menyewa, kita bisa menggunakan cara bagi hasil dengan pemilik tempat. Cara ini menguntungkan kedua pihak terkait, jika berhasil pemilik tempat akan memperoleh hasil yang lebih besar.

Modal Profesionalisme

Dengan modal ini tentunya akan menghasilkan produk dan pelayanan dengan kualitas terbaik karena dilakukan secara profesional. Pelaku UMKM yang profesional akan selalu berpikir untuk mengerjakan segala sesuatu dengan hasil terbaik dan berstandar tinggi.
Modal ini sangat menentukan terjadinya keterulangan penjualan. Karena jika produk atau jasa yang kita berikan memberikan hasil yang memuasakan tentunya akan membuat terjadinya penjualan kembali. Sehingga usaha perlahan mendapatkan pelanggan hingga menjadi loyal customer.

Kunci Sukses 2 : Gunakan Metode ATM, Jangan TTM

Menjalan UMKM memang tidaklah mudah, namun juga tidak sesulit yang dibayangkan. Banyak cara dapat kita lakukan dalam mencari inspirasi baik dalam bentuk produk maupun jasa. Salah satu cara yang sudah lama diajarkan adalah dengan metode ATM yaitu amati, tiru, dan modifikasi. Dengan metode ini para pelaku usaha dapat membuat konsep pada produk ataupun jasa baru yang original.
Dengan Metode ATM, pelaku usaha hanya perlu mengamati usaha lain yang telah berjalan dengan melakukan modifikasi yang diperlukan untuk menjadi Unique Selling Point UMKM sendiri.

Metode ATM juga bisa diterapkan para pelaku usaha pada sistem usaha yang akan dijalankan, dengan memanfaatkan perkembangan teknologi khususnya internet dan media sosial untuk bisa lebih berinteraksi dengan pelanggan, bahkan kita bisa memodifikasi sistem penjualan atau distribusi sesuai dengan sumber daya yang kita miliki.

Hindari meniru usaha dengan cara TTM atau tiru tanpa modifikasi, hal ini dikarenakan tidak akan memberikan nilai tambah pada produk ataupun jasa yang para pelaku usaha miliki. sehingga hanya membuat penjualan menjadi tidak maksimal dikarenakan tidak adanya nilai sendiri atau pembeda dengan produk usaha lainnya.

Kunci Sukses 3 : Pilih Lokasi Pasar yang Ideal

Banyak konsultan bisnis dan manajemen usaha mengatakan bahwa faktor pertama yang menentukan keberhasilan suatu usaha adalah Lokasi, faktor kedua lokasi, dan faktor ketiga lokasi. Hal ini disebutkan hingga tiga kali bukan tanpa alasan, karena lokasi pasar memang dianggap penting. walaupun semakin kesini pernyataan tersebut sudah dianggap terlalu berlebihan.

Lokasi usaha memang memengaruhi keberhasilan suatu usaha, namun ada faktor lain yang menentukan yaitu diantaranya bagaimana mengelola usaha yang sesuai dengan karakteristik lokasinya,Jenis usaha yang dipilih, tingkat persaingan yang ada, bagaimana membangun keunggulan kompetitif usahanya, dan target pasar dilokasi tersebut.

Ada beberapa kriteria yang perlu kita perhatikan dalam menentukan lokasi usaha:

Dekat dengan sumber bahan baku dan target pasar

Apabila tidak memungkinkan, kita dapat memilih salahsatu dari kriteria tersebut agar bisa terpenuhi. hal ini perlu dipertimbangkan agar usaha bisa berlangsung lebih efisien.

Kondisi Geografi Lokasi Sesuai dengan Usaha

Misalnya jenis UMKM perdagangan, akan lebih menguntungkan bila lokasi berada dijalan dengan pola arus lalu lintas arah pulang kantor. Hal tersebut efektif karena konsumen yang berprofesi sebagai karyawan memiliki waktu lebih banyak untuk berbelanja ketika pulang kantor dibandingkan dengan berangkat kantor.

Dekat dengan Kompetitor

Banyak ahli mengatakan bahwa lokasi paling baik adalah dekat dengan kompetitor sehingga upaya pemasaran yang dilakukan kompetitor bisa juga berimbas kepada usaha pelaku usaha lainnya.

Sejalan dengan Image atau Brand yang Kita Miliki

Usaha yang target pasarnya kalangan atas tertentu tidak tepat kalau berada di lokasi yang ramai dengan khalayak diluar kalangan tersebut.

Memiliki Potensi Berkembang

Lokasi usaha yang memiliki potensi berkembang setidaknya sudah memberi ruang untuk pengembangan produk kita.

Namun dengan perkembangan teknologi kita juga bisa mencapai target pelanggan tanpa batas wilayah dengan menggunakan internet seperti website online produk sendiri atau melakukan penjualan melalui marketplace seperti Tokopedia atau Shopee. Namun pemahaman akan lokasi pasar masih diperlukan jika para pelaku usaha menjual produk atau jasa dengan jangkauan produk yang terbatas.

Kunci Sukses 4 : Legalkan Usaha

Rasa aman menjadi salah satu syarat penting untuk berlangsungnya sebuah usaha yang lancar. Oleh karena itu para pelaku UMKM wajib melakukan pelegalan usaha, yakni berbentuk badan usaha.
Pembentukan badan usaha sebaiknya dilakukan sebelum usaha dimulai. Namun badan usaha juga bisa dibuat setelah usaha telah dijalankan sebelumnya, ketika usaha telah berkembang dan omset penjualan semakin naik, biasanya akan terbentuk bisnis yang lebih resmi dari sebelumnya.


Ketika kondisi usaha sudah dianggap maju, membentuk badan usaha sudah menjadi suatu keharusan. pada tahun 2020, pengurusan Tanda Daftar Perusahaan dan Surat Izin Usaha Perdagangan telah menjadi sangat mudah. TDP atau sekarang disebut dengan Nomor Induk Usaha (NIB), untuk mengurus sekarang bisa dilakukan secara online melalui website One Single Submission (OSS) dari Pemerintah sehingga para pelaku UMKM bisa mendaftar usaha tanpa harus memakan waktu lama.

Baca juga : Cara Daftar UMKM Online

Kunci Sukses 5 : Daftarkan Brand Usaha

Selain Perusahaan, Merek produk juga perlu untuk dilegalkan. Banyak yang menganggap bahwa pendaftaran merek tidak terlalu perlu dan selalu dinomorduakan, yang penting adalah usaha berjalan dengan baik terlebih dahulu.

Padahal legalitas pada merek sama pentingnya dengan legalitas usaha. Karena ketika usaha yang dimiliki menjadi besar, merek bisa menjadi sebuah Intangible asset, nilainya bisa meningkat tak terhingga.
Agar merek yang dibuat dapat terlindungi dari pemakaian sepihak oleh pelaku usaha lain yang akan merepotkan, maka perlu mendaftarkan merek usaha.

Masalah yang kita hadapi bila usaha yang dimiliki belum mendaftarkan merek bisa kita lihat pada perselisihan beberapa brand seperti Geprek bensu dan juga antara Ms.glow dan Ps. Glow, maka dari itu pendaftaran merek sangat penting karena ketika usaha menjadi besar dan berkembang namun merek kita belum terdaftar. Hal tersebut dapat menjadi masalah dimasa yang akan datang

Pendaftaran merek bisa dilakukan dibeberapa institusi pemerintah seperti Kantor wilayah Kementerian Hukum dan HAM ditingkat provinsi, serta sentra-sentra Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) di lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, dan kementerian perguruan tinggi negeri.

Kunci Sukses 6 : Pastikan Keamanan Produk

Sertifikasi produk dibutuhkan untuk memastikan keamanan produk yang dimiliki pada usaha makanan dan minuman. Ada empat jenis sertifikasi yang ada seperti Sertifikat Pangan Industri Rumah Tangga (SP-PIRT). Sertifikat Halal, sertifikat Ntandar Nasional Indonesia (SNI), dan sertifikat izin edar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

SP-PIRT

Sertifikat ini merupakan jaminan tertulis yang diberikan oleh bupati atau walikota terhadap pangan produksi industri rumah tangga yang telah memenuhi syarat untuk menerima SP-PIRT.

Sertifikasi Halal

Sertifikat Halal kita perlukan untuk memastikan kepada konsumen bahwa produk pangan kita terbebas dari bahan-bahan yang tidak halal, baik pangan itu sendiri maupun kemasannya.
Sertifikat ini tidak hanya digunakan oleh pelaku UMKM namun juga semua perusahaan besar yang berbasis pangan di indinesia. Sejak 17 Oktober 2019 sertifikat halal sekarang diterbitkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama.
Sertifikat Halal juga sekarang wajib untuk semua produk pangan yang dihasilkan atau diedarkan diseluruh Indonesia.

Sertifikat SNI

Sertifikat SNI belum diwajibkan untuk semua produk pangan, beberapa jenis makanan dan minuman yang sudah diwajibkan memenuhi SNI, diantaranya Susu Bubuk, Susu Kental Manis, air minum embun, mi instan, biskuit, dan minyak goreng sawit.
Jadi bila para pelaku UMKM memiliki produk pangan seperti diatas maka wajib memenuhi Syarat SNI terlebih dahulu.

Izin Edar BPOM

Izin edar BPOM merupakan hasil penilaian pangan olahan yang diterbitkan oleh kepala BPOM dalam rangka peredaran pangan olahan. Produk yang wajib mendapatkan izin edar BPOM adalah pangan yang dibuat di dalam negeri atau yang diimpor untuk diperdagangkan dalam kemasaran eceran.
Namun pangan olahan yang diproduksi rumah tangga dan yang dijual serta dikemas langsung dihadapan pembeli dalam jumlah kecil mendapat pengecualian.

Kunci Sukses 7 : Promosikan Produk

Promosi merupakan sebuah faktor terpenting dalam sebuah usha, karena percuma kita memiliki produk yang berkualitas baik namun tidak dikenal oleh masyarakat. Disinilah pentingnya promosi dilakukan untuk dapat memikat pelanggan agar mau membeli produk yang kita jual.

Promosi pula tidak hanya berfungsi hanya sebagai mendapatkan pelanggan saya namun seiring dengan kesadaran merek yang kita lakukan maka akan menimbulkan rasa loyal kepada produk sehingga pelaku UMKM berpotensi mendapatkan Loyal Customer.

Agar promosi yang dilakukan dapat berjalan efektif dan efisien, maka perlu diperhatikan hal-hal berikut:

  • Promosi harus dilakukan berkesinambungan. Walaupun produk sudah laku dan terkenal, promosi tetap harus dilakukan agar nama dan merek produk kita tertanam dengan kuat di benak semua orang.
  • Promosi harus didukung dengan penentuan harga yang menarik, kualitas yang prima, ukuran kemasan atau porsi yang sesuai, serta kemudahan masyarakat dalam memperolehnya
  • Promosi harus dilakukan terhadap khalayak yang sesuai dengan target pasar. pemilahan dilakukan berdasarkan geografis wilayah, budaya, kelas ekonomi dalam masyarakat, atau berdasarkan usia
  • Media promosi yang digunakan harus sesuai target. jika memilih promosi melalui surat kabar, maka pilih surat kabar yang dibaca oleh target pasar. Jika brosur maka pilihlah lokasi penyebaran yang tepat, jika radio maka pilih lah waktu jam tayang yang sesuai target pasar.

Jangan Lupa melakukan Promosi produk UMKM melalui Media Digital atau Internet. Pemasaran melalui Internet saat ini merupakan cara yang paling efektif dan murah bahkan gratis untuk dilakukan. Pelaku usahajuga bisa mengembangkan Promosi Produk dengan membuat Website untuk produk yang dijual.

Website akan berisi informasi tentang produk dan perusahaan, bahkan pelanggan dapat berbelanja secara langsung melalui website tersebut sebagai toko online.

Media Sosial juga menjadi pilihan terbaik dalam melakukan promosi secara gratis dan efektif. media sosial seperti Facebook, Instagram, dan bahkan tiktok bisa menjadi cara promosi kita dengan menggunakan konten-konten terkait produk yang kita miliki. Sehingga kita bisa menjangkau pelanggan secara luas tanpa terbatas jarak dan waktu. Terlebih lagi dengan Media Sosial kita bisa berinteraksi langsung dengan pelanggan sehingga hubungan antara pelanggan dan usaha akan terjalin dengan sangat baik.

Agar promosi memberikan dampak positif terhadap penjualan, harus pula didukung dengan kesiapan UMKM dalam menerima kemungkinan Customer yang datang. Jumlah stok produk juga harus dipersiapkan dalam jumlah yang rasional, serta mempersiapkan tenaga penjual yang memiliki pengetahuan tentang keunggulan produk, dan keunikan produk-produk yang dijual (Product Knowledge), Ramah, dan memiliki keterampilan kewiraniagaan yang mumpuni.

Baca Juga : Mau Jadi Pemasok ke BUMN? Daftar Marketplace PaDiUMKM

Leave a Comment